Serunya Screenwriting→Uncategorized→Rayya Makarim

Rayya Makarim


Biografi
menjadi penulis skenario sejak tahun 1998. Pada tahun yang sama, film pertamanya “Mencari Pekangi” meraih penghargaan di sebagian besar kategori Festival Film dan Televisi Indonesia, termasuk untuk Cerita Terbaik. Proyek terbarunya, “Jermal”, menerima penghargaan tertinggi dalam wujud pendanaan produksi di segmen Open Doors di Locarno International Film Festival 2006. “Jermal” juga menerima penghargaan Best Film di 19th African, Asian, Latin American Film Festival di Milan tahun 2009.

Rayya pernah bekerja sebagai kurator film di Teater Utan Kayu, sebuah kantong budaya yang diabdikan untuk kebebasan berekspresi melalui program bulanan seni, pemikiran dan jurnalisme alternatif. Di sana ia menyelenggarakan diskusi dan pemutaran film-film dunia, termasuk film-film yang dilarang diputar di berbagai negara. Ia juga secara teratur terlibat dalam kegiatan Jakarta International Film Festival sejak festival tersebut mulai diadakan pada tahun 1999.

Di tahun 2002, ia terpilih sebagai Salzburg Seminar Fellow untuk sesi “From Page to Screen: Adapting Literature to Film.” Ia juga terpilih sebagai delegasi ke Asia Society Asia 21 Young Leader’s Summit, program pengembangan kepemimpinan regional eksklusif di Asia Pasifik tahun 2008. Lulus dengan gelar BA jurusan Film dari Vassar College, Amerika Serikat, Rayya juga meraih Beasiswa the British Chevening Award dan mendapatkan gelar MA, mendalami bidang Sastra Abad ke-20 dan Konteks
Intelektualnya di Goldsmiths College, University of London.

Filmografi
2008 – Jermal
2005 – Banyu Biru
2003 – Pria Idaman
2003 – Rumah Ketujuh
2001 – Pasir Berbisik
1998 – Mencari Pelangi

Program Belajar
Sebelum ada film, ada skenario, dan sebelum ada skenario, ada yang namanya sinopsis. Kenapa sinopsis yang ditulis dengan baik itu penting:

  1. Produser, financer, dan sutradara adalah orang-orang yang sangat sibuk dan tidak punya banyak waktu untuk membaca skenario. Jadi yang sering mereka lakukan adalah membaca sinopsis (+- 4 halaman) yang bisa menggambarkan film tersebut dengan cukup lengkap tanpa harus membaca 90-120 halaman sebuah skenario.
  2. Untuk kebutuhan pendanaan kadang-kadang skenario belum selesai ditulis tapi application pendanaan (grant/prize/fund) sudah di depan mata. Sinopsis yang ditulis dengan baik akan membuka kesempatan dan melancarkan proses pendapatan dana.
  3. Sinopsis yang ditulis dengan baik akan mempermudah penulisan skenario. Sebuah sinopsis yang baik akan menjadi guide arah jalan cerita sehingga sang penulis tetap disiplin dalam menuliskan skenarionya.

Materi Workshop
Mengembangkan sinopsis film panjang yang baik dengan langsung membahas sinopsis masing-masing partisipan

Tugas Akhir :
Membuat Sinopsis Film Bioskop

Kuota Partisipan :
6 orang

Biaya :   Rp 4.939.000

:: Serunya Screenwriting ::